VITAMIN E TIDAK BISA SEMBUHKAN LUKA (SCAR)

Posted: 4 February 2009 in Health
Tags: , , ,

Author by : TheeAs

Selama ini, home remedy untuk penyembuhan luka yang paling terkenal adalah jus lemon, gel lidah buaya, dan yang tak kalah populer adalah vitamin E. vitamin E dipercaya dapat menghilangkan strech mark bila dioles pada kulit yang mengalaminya, dan dipercaya dapat menyembuhkan luka. Ditemukan tahun 1922, vitamin E akhirnya banyak digunakan pada berbagai produk kecantikan, seperti krim dan moisturizer. Namun menurut banyak studi, terbukti bahwa sifat vitamin E dapat menyembuhkan luka (terutama luka parut) sesungguhnya tidak benar.

Pada tahun 1986, sebagaimana dimuat dalam Journal of Burn Care and Rehabilitation, sekelompok ilmuwan mengumpulkan 159 orang yang telah menderita luka bakar di atas 1 tahun. Mereka secara acak dibolehkan memilih vitamin E atau salep dalam berbagai jenis. Di akhir studi, kelompok yang memilih untuk menggunakan vitamin E tidak menunjukkan perbaikan ukuran, ketebalan, dan kenampakan luka bakar. Bahasa simpelnya, luka bakar mereka tidak berubah baik sebelum maupun sesudah memakai vitamin E.

Pada penelitian tahun 1999 yang dilakukan para ilmuwan Departemen Dermatology and Cutaneous Surgery di Universitas Miami, dikumpulkan 15 orang pasien yang telah menjalani operasi bedah minor pengangkatan kanker kulit. Usai operasi, pasien diberi salep berlabel A dan B. A adalah salep standar sedangkan B adalah salep standar yang dicampur vitamin E. Pasien memakai salep itu 2 kali sehari selama 4 minggu. Studi dilakukan secara double-blind. Peneliti juga menyertakan observer sebagai orang ketiga untuk menilai perkembangan luka bekas operasi para pasien, baik sebelum maupun sesudah pemberian salep.

Namun ternyata di akhir studi, terlihat hasil bahwa vitamin E ternyata tidak membantu memperbaiki luka parut bekas operasi. Tak ada perbedaan atau perkembangan luka baik sebelum dan sesudah memakai salep dengan vitamin E. Bahkan, sepertiga pasien (33%) yang menggunakan salep dengan vitamin E mengalami alergi kontak dermatitis. Para peneliti mensinyalir bahwa penggunaan vitamin E tidak dapat memperbaiki luka, justru memperburuk kenampakan luar luka.

Sumber :
– Departement of Dermatology and Cutaneous Surgery, University of Miami. The Effect of Topical Vitamin E on the Cosmetic Appearance of Scars. 1999. http://www.ncbi.nlm.nih.gov
– New York Times, 13 Maret 2007

Comments
  1. qia says:

    tapi vit-e klo buat ngilangin flek hitam bisa nda ???😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s